tugas mikrobiologi pangan

7.1  Jelaskan dan berikan contoh yang termasuk

  1. Bakteri
  2. Virus
  3. Jamur
  4. Khamir
  5. Protozoa
  6. Multicellular animal parasit

7.2  Apa yang dimaksud dengan gram positif dan gram negatif. Sajikan dalam bentuk tabel dalam bentuk  tabel !

Jawab:

7.1  a. Bakteri

Bakteri berasal dari kata bakterion (bahasa yunani), yang berarti batang kecil. Bakteri adalah organisme bersel satu yang terlalu kecil untuk dapat dilihat kecuali dengan bantuan mikroskop. Mereka berukuran micron(1/1000mm). Bakteri dapat mengembangbiakkan dirinya sendiri dan perkembangbiakkan inilah yang menyebabkan infeksi. Hasilnya seperti jerawat atau penyakit tenggorokkan, yang bisa di sembuhkan dengan antibiotika yang di buat untuk membunuh bakteri. Seperti makhluk hidup lain, bakteri membutuhkan makanan, air dan suhu yang sesuai untuk hidup dan berkembang biak.

Gambar1. Contoh bakteri

CONTOH penyakit yg disebabkan oleh bakteri

  • Salmonella typhosa Menyebabkan Penyakit Tifus
  • Shigella dysenteriae Menyebabkan Penyakit Disentri basiler
  • Vibrio comma Menyebabkan Penyakit Kolera
  • Haemophilus influenza Menyebabkan Penyakit Influensa
  • Diplococcus pneumoniae Menyebabkan Penyakit Pneumonia (radang paru-paru)
  • Mycobacterium tuberculosis Menyebabkan Penyakit TBC paru-paru
  • Clostridium tetani Menyebabkan Penyakit Tetanus
  • Neiseria meningitis Menyebabkan Penyakit Meningitis (radang selaput otak)
  • Neiseria gonorrhoeae Menyebabkan Penyakit Gonorrhaeae (kencing nanah)
  • Treponema pallidum Menyebabkan Penyakit Sifilis atau Lues atau raja singa
  • Mycobacterium leprae Menyebabkan Penyakit Lepra (kusta)
  • Treponema pertenue Menyebabkan Penyakit Puru atau patek

Sumber : http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/41708-perbedaan-virus-dan-bakteri.html

b. Virus

Gambar2. Contoh virus

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus merupakan parasit sejati, tidak memiliki “mesin” biosintetik sendiri. Tubuhnya hanya terdiri dari selubung protein dan isi yang terdiri dari DNA saja atau RNA saja. Ketika virus dikristalkan, virus mirip benda tak hidup. Namun, jika dimasukkan ke dalam lingkungan yang cocok, virus akan hidup kembali. Virus membutuhkan sarana transportasi agar bisa menyusup ke dalam sel. Virus membutuhkan pengangkut kimiawi yang membawanya kesana. Sebagai parasit sejati, virus menginfeksi tumbuhan, hewan, dan manusia. Penyakit AIDS, cacar, polio, hepatitis, herpes merupakan contoh penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia.

Sumber : http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/41708-perbedaan-virus-dan-bakteri.html

c. Jamur

Gambar3. Contoh jamur

Jamur merupakan salah satu mikroorganisme penyebab penyakit pada manusia. Penyakit yang disebabkan jamur pada manusia disebut mikosis, yaitu mikosis superficial dan mikosis sistemik. Mikosis superfisial merupakan mikosis yang menyerang kulit, kuku, dan rambut. Sedangkan mikosis sistemik merupakan mikosis yang menyerang alat-alat dalam, seperti jaringan sub-cutan, paru-paru, ginjal, jantung, mukosa mulut, usus, dan vagina.

http://www.ibudanbalita.net/info/macam-macam-penyakit-akibat-jamur.html

d. khamir (yeast)

Yeast adalah salah satu mikroorganisme yang termasuk dalam golongan fungi yang dibedakan bentuknya dari mould (kapang) karena berbentuk uniseluler. Sebagai sel tunggal yeast tumbuh dan berkembang biak lebih cepat dibanding dengan mould yang tumbuh dengan pembentukan filamen. Yeast sangat mudah dibedakan dengan mikroorganisme yang lain misalnya dengan bakteri, yeast mempunyai ukuran sel yang lebih besar dan morfologi yang berbeda. Sedangkan dengan protozoa, yeast mempunyai dinding sel yang lebih kuat serta tidak melakukan fotosintesis bila dibandingkan dengan ganggang atau algae. Dibandingkan dengan kapang dalam pemecahan bahan komponen kimia yeast lebih efektif memecahnya dan lebih luas permukaan serta volume hasilnya lebih banyak. Dibandingkan dengan bakteri, yeast dapat tumbuh dalam larutan yang pekat misalnya larutan gula atau garam lebih juga menyukai suasana asam dan lebih bersifat menyukai adanya oksigen. Yeast juga tidak mati oleh adanya antibiotik dan beberapa yeast mempunyai sifat antimikroba sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan mould.

Gambar4. Contoh khamir

Khamir hanya sedikit resisten terhadap pemanasan, dimana kebanyakan khamir dapat terbunuh pada suhu 60oC. Jika makanan kaleng busuk karena pertumbuhan khamir, maka dapat diduga pemanasan makanan tersebut tidak cukup atau kaleng telah bocor. Pada umumnya kebusukan karena khamir disertai dengan pembentukan alkohol dan gas CO2 yang menyebabkan kaleng menjadi kembung. Khamir dapat membusukkan buah kaleng, jam dan jelly serta dapat menggembungkan kaleng karena produksi CO2. Seperti halnya kapang, khamir yang tumbuh pada makanan yang diolah dengan pemanasan tidak menyebabkan penyakit pada manusia. Namun, apabila produk olahan tidak diolah dengan sterilisasi, maka yeast yang tumbuh pada makanan akan berpengaruh pada kesehatan tubuh manusia.

Sumber : id.kopea.com/…/apa-perbedaan-kapang-khamir/

e. Protozoa

Protozoa adalah mikroorganisme menyerupai hewan yang merupakan salah satu filum dari Kingdom Protista. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan organel-organel antara lain membran plasma, sitoplasma, dan mitokondria.

Gambar5. Contoh protozoa

Trypanosomiosis merupakan penyakit akibat infeksi dari protozoa genus Trypanosoma. Trypanosoma sp merupakan parasit obligat intercellular, yang berpredileksi pada plasma darah (Levine, 1994). Menurut Carlton dan McGavin (1995), trypanosomiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh protozoa berflagel yang terdapat di dalam darah . Penularan penyakit antar hewan melalui vektor arthropoda, seperti lalat tsetse. Penularan penyakit trypanosomiosis  antar hewan terjadi melalui darah yang mengandung parasit Trypanozoma sp. Penularan yang paling utama terjadi secara mekanis di Indonesia oleh lalat penghisap darah seperti Tabanus sp., Haematopota sp., dan Chrysops (Reid et al. 2001).

Sumber: http://soerya.surabaya.go.id/AuP/eDU.KONTEN/edukasi.net/SMA/Biologi/Protozoa/materi4.html

  1. Multicellular animal parasit

Cacing parasit adalah cacing yang hidup sebagai parasit pada organisme lain, baik hewan atau tumbuhan. Mereka adalah organisme yang seperti cacing yang hidup dan makan pada tubuh yang ditumpangi serta menerima makanan dan perlindungan sementara menyerap nutrisi tubuh yang ditumpangi. Penyerapan ini menyebabkan kelemahan dan penyakit. Penyakit yang diakibatkan oleh cacing parasit biasanya disebut secara umum sebagai kecacingan.

Gambar7. Contoh cacing parasit

Cacing parasit umumnya merupakan anggota Cestoda, Nematoda, dan Trematoda.

Beberapa cacing parasit hewan/manusia:

Beberapa cacing parasit tumbuhan:

http://id.wikipedia.org/wiki/Cacing_parasit

Hewan cacing yang bersifat parasit dan dapat menimbulkan penyakit antara lain:

– Ascoris lumbricoides (cacing perut).

– Ancylostoma duodenale (cacing tambang).

– Necatar americanus (cacing tambang).

– Taenia saginata (cacing pita).

– Fasciola hepatica (cacing hati).

Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2186083-penyebab-penyakit/#ixzz2OTppuyyo

7.2  Gram positif dan Gram negatif

a.    Bakteri gram positif

Disebut bakteri gram positif karena bakteri ini jika diwaranai dengan pewarna gram dan diamati menggunakan mikroskop warnanya akan berubah menjadi ungu. Hal ini disebabkan karena bakteri gram positif memiliki lapisan peptidoglikan yang sangat tebal dan kandungan lemak pada dinding selnya sangat rendah. Beberapa contoh bakteri yang termasuk bakteri gram positif antara lain adalah Lactobacillus bulgaricus, Bacillus thuringiensis, Staphylococcus aureus dan Clostridium botulinum.

  1. b.   Bakteri gram negatif

Disebut bakteri gram negatif karena bakteri ini mempunyai sifat kebalikan dari bakteri gram positif yaitu apabila bakteri tersebut diberi pewarna gram dan diamati dengan menggunakan mikroskop maka warnanya akan berubah menjadi merah. Hal ini terjadi karena bakteri gram negatif memiliki struktur lapisan peptidoglikan yang sangat tipis serta kandungan lemak penyusun dindingnya sangat tinggi. Beberapa contoh bakteri yang termasuk bakteri gram negatif adalah Salmonella typhi, Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumonia.

http://ariesense.com/bakteri-gram-positif-dan-bakteri-gram-negatif.html

Tabel Perbedaan sifat bakteri Gram-positif dan bakteri Gram-negatif

http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/46571/BAB%20II%20Tinjauan%20Pustaka_%202011ess.pdf?sequence=5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s